Surabaya - Dari tangan-tangan kreatif generasi muda, muncullah inovasi baru seperti yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Kali ini datang dari sekelompok mahasiswa jurusan ilmu komunikasi yang meluncurkan produk pengharum ruangan bernama Sriwedari scent. Sriwedari scent merupakan produk UMKM yang telah berdiri sejak 20 November 2023 dan membawa konsep unik yaitu menyampaikan cerita dari tempat-tempat eksotis di Indonesia melalui aroma.
Sriwedari scent diprakarsai oleh Fauzan dan rekannya yang hadir dengan konsep "aroma bercerita" di mana setiap varian terinspirasi dari keunikan tempat-tempat seperti Banda Neira dan destinasi lokal lainnya. Produk ini bukan hanya menyegarkan ruangan tetapi juga menghidupkan memori serta keindahan nusantara dalam setiap hirupan.
Saat ini, Sriwedari memiliki tiga varian aroma khas yang masing-masing memiliki karakter unik. Varian Oro Oro Ombo memadukan aroma lavender dan vanila yang manis dan menenangkan, serta menjadi produk best seller mereka. Varian Baluran menggabungkan wangi jasmine dan sandalwood yang segar, sementara Nailaka menghadirkan sensasi ocean dan cengkeh yang memberikan kesan fresh dan eksotis.
Menurut Dicky, salah satu anggota tim Sriwedari, tantangan utama yang mereka hadapi adalah memperkenalkan produk kepada konsumen. “Diawal kami belum punya online store, jadi kami harus aktif ikut pameran untuk meningkatkan brand awareness. Salah satu pameran yang pernah kami ikuti yaitu di Pameran Batik Fashion Fair 2024” ungkapnya. Dari pameran-pameran inilah mereka menemukan fakta menarik yaitu target pasar mereka bergeser dari ibu rumah tangga ke Gen Z dan milenial yang ternyata lebih menyukai konsep storytelling dan value dari produk. Tim Sriwedari melakukan riset mendalam terhadap kebiasaan Gen Z dan menyediakan wadah visual yang menyajikan aroma dengan karakteristik unik seperti aroma "Nailaka" yang hadir sebagai representasi pulau penghasil cengkeh yang tenang dan eksotis.
Namun, kini Sriwedari telah resmi hadir secara online melalui marketplace yang akan memudahkan konsumen mendapatkan produk dengan harga terjangkau yaitu sebesar Rp58.000.
Dengan target pasar yang jelas dan konsep yang kuat, mereka yakin Sriwedari scent bisa berkembang menjadi brand yang tidak hanya dikenal di kalangan muda, tetapi juga berperan dalam mempromosikan kekayaan budaya Indonesia lewat aroma.
Sriwedari scent bukan sekadar bisnis mahasiswa. Ini adalah manifestasi kreativitas, riset, dan kecintaan pada Indonesia yang dituangkan dalam wujud aroma. Sriwedari scent telah membuktikan bahwa aroma pun bisa menjadi media untuk bercerita, mengenang, dan bahkan menumbuhkan rasa cinta pada tanah air. Bukan tidak mungkin suatu hari nanti, setiap sudut ruangan di Indonesia akan harum dengan kisah-kisah eksotis dari negeri sendiri.
Penulis: Mochamad Ivan Maulana N.M

